Apel Pagi BRMP Jambi Tekankan Soliditas Jelang Tutup Tahun: Kinerja 2025 Jadi Tanggung Jawab Bersama
KOTA JAMBI — Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi menggelar apel pagi di halaman kantor BRMP Jambi, Senin (22/12). Apel diikuti seluruh pegawai, dengan pembina apel Ketua Tim Kerja Program, Evaluasi, Pendampingan, dan Modernisasi Pertanian Desy Nofriati, S.P., M.Si.
Dalam arahannya, pembina apel menekankan pentingnya ketertiban pelaksanaan apel, termasuk memastikan termasuk memastikan Panca Prasetya Korpri dilafalkan secara serentak oleh seluruh pegawai sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai pengabdian kepada negara.
Menjelang akhir tahun, pembina apel mengingatkan bahwa sisa waktu dua pekan menuju pergantian tahun perlu dimanfaatkan untuk menuntaskan berbagai kewajiban, terutama penyelesaian target Perjanjian Kinerja (PK) 2025. Ia juga menekankan bahwa keberhasilan PK merupakan tanggung jawab bersama seluruh unit kerja, sehingga diperlukan dukungan, empati, dan kolaborasi antarpegawai agar penutupan capaian 2025 berjalan optimal.
Pembina apel turut menyampaikan apresiasi atas kerja kolektif pegawai dalam sepekan terakhir yang dinilai intens membantu percepatan realisasi anggaran serta mendorong peningkatan nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA). Seluruh pegawai diimbau aktif berkoordinasi di unit masing-masing dan memastikan setiap tugas terpantau dengan baik.
Pembina apel menegaskan bahwa pada 29 Desember 2025, seluruh Penanggung Jawab (PJ) kegiatan, baik kegiatan internal maupun kegiatan teknis diharapkan telah menyerahkan laporan akhir. Perhatian juga diarahkan pada pelaksanaan program strategis swasembada pangan yang melibatkan Liaison Officer (LO) kabupaten/kota. Pegawai yang berada di lingkup LO diminta membantu memastikan capaian target program berjalan baik, mengingat target swasembada pangan menjadi bagian penting yang perlu dipastikan ketercapaiannya oleh BRMP Jambi.
Pada kesempatan itu, pembina apel juga mengingatkan pentingnya mitigasi risiko organisasi, termasuk pelajaran dari capaian ZI WBK/WBBM saat ini. Kinerja institusi dan dampaknya dipahami bersifat kolektif, sehingga pencapaian target organisasi perlu dikawal bersama agar tidak menimbulkan konsekuensi bagi seluruh unsur organisasi.
Di akhir arahan, pembina apel mengingatkan disiplin kerja menjelang libur akhir tahun. Pegawai yang mengambil cuti diminta memastikan adanya delegasi tugas yang jelas kepada rekan satu unit, atau menyelesaikan pekerjaan terlebih dahulu agar tidak menghambat target bersama.
Apel pagi tersebut menjadi pengingat bahwa menjelang tutup tahun, kinerja organisasi membutuhkan kolaborasi, komunikasi antartim, serta tanggung jawab bersama agar capaian BRMP Jambi pada 2025 dapat ditutup dengan baik.